Bisnis Metaverse Melalui Game Berbasis Blockchain

Posted by Ratri Adityarani on May 10, 2022 11:43:07 AM

Apa yang ada di pikiran anda Ketika anda mendengar sebuah kata “Game”?
Untuk sebagian orang, game merupakan sebuah sarana untuk melepaskan penat sejenak. Sementara untuk sebagian yang lain, game adalah sebuah cara untuk membuang waktu. Terlepas dari perdebatan yang terjadi di dalam masyarakat, game merupakan sebuah industri yang memiliki nilai tidak sedikit. Sebuah firma di Amerika Research and Market pada bulan November 2021 telah merilis laporan mereka mengenai Industri game. Dalam riset mereka, industri game dunia telah mencapai nilai $173.7 milyar dan diprediksi akan terus merangkak naik hingga $314.4 milyar di tahun 2026.

Game sendiri telah menjelma sebagai sebuah kompetisi, atau yang biasa dikenal sebagai e-sport dan ditonton ratusan hingga ribuan orang. Team e-sport pun kini memiliki fanatik supporter yang nampaknya akan sama dengan supporter olahraga pada umumnya. Nilai kompetisi ini secara global tidak main-main. Menurut firma statistik Statista, tercatat di tahun 2021 secara global nilai dari kompetisi e-sport ini telah mencapai angka $1.08 milyar. Bandingkan dengan nilai market dari cabang olah raga volley yang hanya mencapai $273.3 juta di 2020. Nilai ini diharapkan akan naik ke $280,1 juta pada akhir tahun 2027.

Industri game terus berkembang sejalan dengan teknologi yang juga terus berinovasi. Pada tahun 2017, sejalan dengan naiknya bisnis crypto. Dapper Labs Studio, sebuah perusahaan Kanada membuat game yang dibangun di atas blockchain etherium. Game tersebut bernama CryptoKitties. Selain CryptoKitties, ada juga Axie Infinity game yang dikembangkan oleh Sky Mavies yang bermarkas di Vietnam. Game ini memiliki user hingga 2,5 jutaan dan menjadi tulang punggung ratusan ribu orang di Filipina ketika masa pandemi merebak.

Tren game berbasis blockchain juga diikuti oleh industri besar seperti Activision, Blizzard, hingga Square Enix yang dikabarkan akan berinvestasi lebih dari $300 juta. Selain itu, industri fashion yang diwakili oleh Louis Vuitton juga beberapa waktu yang lalu menerbitkan game berbasis blockchain.

Melihat besarnya market industri game berbasis blockchain membuat WGSH bersama partner berencana akan meluncurkan game semi MMORPG yang dibangun diatas blockchain Solana. Game yang rencananya berjudul Waffleverse ini akan mengadopsi Non-Fungible Token (NFT), yang dapat ditukar dengan in-game item. Player dalam game Waffleverse ini juga akan mendapatkan NFT yang bisa ditukarkankan (trading) atau disimpan sebagai koleksi. Menarik bukan? Game ini direncanakan untuk di release pada bulan September 2022. Tunggu tanggal mainnya.

Topics: IT, Blockchain, digital business, game, NFT

    Newsroom Subscription

    Popular Post