Venture Builder: Apakah Sama Dengan Venture Capital?

Posted by Darwis on Nov 23, 2021 5:00:00 PM
Darwis

Sekilas jika melihat dari nama, serasa pinang dibelah dua. tapi apakah Venture Builder dan Venture Capital merupakan hal yang sama? Tentu tidak. Venture Builder dan Venture Capital memiliki model bisnis yang berbeda. Yang dicari startup saat ini memang bukan Venture Builder, melainkan Venture Capital. Karena jika sebuah startup sudah berdiri dan melewati masa pendanaan awal (seed) dan memiliki investor maka sudah barang tentu yang dicari pendanaan lanjutan melalui Venture Capital.

Lalu apa model bisnis Venture Builder? Model bisnis Venture Builder sebetulnya sangat menarik. Venture Builder dapat membuat idenya sendiri dan menjalankannya sendiri tanpa perlu campur tangan dari investor maupun seed money yang biasanya datang dari kalangan teman (kolega) atau keluarga. Venture Builder merupakan jembatan antara Startup dan Venture Capital.

Para pendiri startup sudah tentu memiliki ide yang menurut mereka bagus dan dapat diterima oleh pasar. Namun terkadang para pendiri ini kurang menguasai bagaimana cara membuat ide menjadi sebuah produk yang layak jual. Mereka lebih fokus terhadap idenya, bukan terhadap produk jadinya. Inilah yang dapat menghambat pertumbuhan sebuah startup, dan bahkan membuat startup tersebut layu sebelum berkembang. Terutama bagi startup yang telah mendapatkan pendanaan awal (seed money) atau angel investor, lalu kemudian tutup karena gagal mewujudkan ide-idenya menjadi sebuah aplikasi atau sebuah produk.

Jika ide seperti startup di atas dikembangkan oleh Venture Builder seperti WGS Hub, mereka akan langsung memvalidasi ide dan membuat MVP (Minimum Viable Product) untuk sesegera mungkin diluncurkan ke pasar. Sehingga startup tersebut bisa mendapatkan feedback dengan cepat untuk disempurnakan lagi. Untuk seed money, Venture Builder mengambilnya dari kas internal. Ketika proses pendanaan sudah sampai di Angel Investor, startup tidak lagi mempunyai ide mentah melainkan sudah dalam bentuk purwarupa (prototype) atau bahkan sudah dalam bentuk MVP. Hal ini dapat meminimasi kegagalan startup di awal-awal. Hal yang paling menarik dari Venture Builder ini adalah strateginya dapat membuat startup yang mereka asuh dapat bertahan berbulan-bulan lebih lama daripada startup lain, walau hanya bergantung dari pendanaan angel investor.

Topics: Startup, WGS Hub, digital, digital transformation, IT, digital solutions, venture builder,, MVP, venture capital